Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang menyelenggarakan Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan pendataan lapangan yang akan berlangsung pada 15 Juli sampai 31 Agustus 2026. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara blended learning, yaitu pembelajaran daring pada tanggal 29–31 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan pelatihan tatap muka pada tanggal 2–10 Juni 2026. Pelatihan luring diselenggarakan di tiga lokasi training center, yaitu Hotel Ramada Yogyakarta, Grand Artos Hotel & Convention, dan Hotel Atria Magelang.
Pelatihan ini diikuti oleh petugas lapangan yang akan bertugas melakukan pendataan usaha di seluruh wilayah Kabupaten Magelang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas terhadap konsep, definisi, metodologi, serta tata cara pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar proses pengumpulan data dapat berjalan secara seragam, akurat, dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan BPS. Materi pelatihan mencakup konsep dasar SE2026, penggunaan aplikasi pendataan, teknik wawancara dan probing, pengisian kuesioner, pemeriksaan kewajaran data, serta simulasi berbagai kondisi yang mungkin ditemui di lapangan.
Selama pelatihan tatap muka, peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga mengikuti diskusi kelompok, praktik wawancara, serta simulasi pendataan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan operasional. Para instruktur memberikan penekanan pada pentingnya menjaga kualitas data, profesionalisme petugas, serta kemampuan berkomunikasi dengan responden guna memperoleh informasi yang lengkap dan akurat.
Melalui pelatihan ini, BPS Kabupaten Magelang berharap seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 memiliki kompetensi yang memadai dan kesiapan yang optimal dalam melaksanakan pendataan lapangan. Dengan petugas yang terlatih dan memahami seluruh prosedur pendataan, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data ekonomi yang berkualitas, akurat, dan terpercaya sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi di tingkat daerah maupun nasional.