Potret Penanganan Keluhan Kesehatan Anak Kabupaten Magelang 2025: Perawatan Mandiri Pilihan Utama! - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang

Pelayanan Statistik Terpadu (PST) Online melalui Whatsapp : 08 999 33 1500, e-mail : [email protected], website : magelangkab.bps.go.id dan pst.bps.go.id

Pengaduan Masyarakat Terkait Pelayanan Statistik Terpadu (PST) BPS Kabupaten Magelang dapat dilaporkan melalui http://s.bps.go.id/SAMBAT3308

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Potret Penanganan Keluhan Kesehatan Anak Kabupaten Magelang 2025: Perawatan Mandiri Pilihan Utama!

Potret Penanganan Keluhan Kesehatan Anak Kabupaten Magelang 2025: Perawatan Mandiri Pilihan Utama!

Potret Penanganan Keluhan Kesehatan Anak Kabupaten Magelang 2025: Perawatan Mandiri Pilihan Utama!

27 September 2026 | Kegiatan Statistik


Berita Versi Audio


Penanganan keluhan kesehatan anak di Kabupaten Magelang pada tahun 2025 mencerminkan tingginya peran keluarga dalam pertolongan pertama kesehatan harian anak. Dalam statistik kesehatan dasar, keluhan kesehatan didefinisikan sebagai gangguan terhadap kondisi fisik maupun jiwa, termasuk akibat kecelakaan, yang menyebabkan terganggunya kegiatan sehari-hari. Seseorang dikatakan sakit apabila mengalami keluhan kesehatan yang secara nyata menghambat aktivitas harian, di mana indikator ini digunakan untuk menghitung angka kesakitan atau morbiditas. Jenis keluhan harian yang paling sering dialami anak-anak dan menjadi perhatian mencakup panas, batuk, pilek, diare, hingga sakit kepala berulang.   

Berdasarkan data dari Publikasi Profil Anak Kabupaten Magelang 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang, masyarakat tidak selamanya langsung membawa anak ke fasilitas kesehatan saat timbul keluhan, melainkan mayoritas sebesar 63,39% ditangani dengan cara mengobati sendiri. Mengingat anak-anak belum mampu mengurus diri sendiri, kategori mengobati sendiri ini mencakup bentuk perawatan, pertolongan pertama, maupun pemberian obat yang dilakukan oleh orang tua, anggota keluarga, atau orang dewasa lain di rumah. Sementara itu, opsi terbanyak kedua adalah alasan merasa tidak perlu berobat yaitu sebesar 34,59%, disusul oleh kategori lainnya sebesar 1,3%, serta kondisi tidak ada yang mendampingi sebesar 0,75%.

Tingginya angka penanganan mandiri di lingkungan rumah tangga ini menegaskan betapa krusialnya literasi kesehatan orang tua sebagai benteng utama pertolongan pertama bagi anak. Data kesehatan dan kesejahteraan anak dari BPS Kabupaten Magelang ini menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam mengevaluasi serta merancang program kesehatan masyarakat. Hasil pencatatan ini berguna untuk memperkuat edukasi kesehatan keluarga, sosialisasi penanganan dini keluhan anak secara aman di rumah, serta peningkatan kesadaran untuk segera memanfaatkan fasilitas kesehatan secara tepat waktu apabila gejala anak memburuk.
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

BPS Kabupaten Magelang (Statistics of Magelang Regency)Jl. Soekarno-Hatta No. 4 Kota Mungkid 56511

Telp (62-293) 788143

Faks (62-293) 788143

E-Mail : [email protected]

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik