MAGELANG – Dalam rangka memperingati Hari Kopi Internasional yang diperingati setiap 1 Oktober, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Magelang turut menyajikan gambaran mengenai produksi kopi di Kabupaten Magelang. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenal lebih dekat potensi kopi sebagai salah satu komoditas pertanian yang berkembang di wilayah Kabupaten Magelang.
Berdasarkan data Kabupaten Magelang Dalam Angka, produksi kopi di Kabupaten Magelang pada tahun 2025 mencapai 2,184 yang terdiri atas 0,148 kopi Arabika dan 2,036 kopi Robusta. Dibandingkan tahun 2024, produksi kopi Arabika meningkat sekitar 151 persen, sedangkan produksi kopi Robusta meningkat sekitar 1,5 persen.
Kecamatan Grabag menjadi sentra utama produksi kopi Robusta dengan produksi mencapai 1,743 pada tahun 2025 atau sekitar 86 persen dari total produksi kopi Robusta Kabupaten Magelang. Sementara itu, produksi kopi Arabika tersebar di sejumlah kecamatan, dengan produksi terbesar berasal dari Kajoran sebesar 0,046, diikuti Windusari sebesar 0,033 dan Kaliangkrik sebesar 0,021.
Peringatan Hari Kopi Internasional menjadi momentum untuk mengapresiasi potensi kopi sekaligus mengenal perkembangan produksi kopi di Kabupaten Magelang. Data statistik mengenai produksi kopi dapat menjadi salah satu gambaran dalam melihat potensi pertanian dan komoditas unggulan di wilayah Kabupaten Magelang.
Selamat Memperingati Hari Kopi Internasional!